Frat Boy Party di Tibet Sauna

Winter holiday akan dimulai dua hari lagi. Beruntung tugas-tugas kuliah sudah saya selesaikan tepat waktu dan kini saatnya mempersiapkan rencana liburan. Harap maklum, selama Autumn saya banyak disibukkan dengan banyaknya tugas makalah dan belajar materi ujian post-winter holiday. Semester ini subjek yang saya ambil memang lebih sedikit dari semester sebelumnya, tetapi 4 diantaranya adalah subjek yang cukup berat. Alhasil, jalan-jalan kali ini sepertinya tidak bisa jauh-jauh karena saya khawatir ada urusan mendadak di kampus. Bahkan malam inipun saya masih disibukkan dengan deadline tugas tim tentang International Trade bersama beberapa classmate di library

Tepat pukul 10 malam, saya sudah sampai di kamar dormitory dan memulai kebiasaan wajib harian browsing tiket-tiket murah dan memikirkan alternatif perjalanan. Padahal, sejujurnya saya tidak tahu akan kemana dalam waktu dekat ini, dan lagi saya tidak yakin bahwa rencana jangka panjang saya juga akan terlaksana. Sudah hampir larut malam, saya-pun sepertinya susah untuk memejamkan mata juga. Mungkin karena semangat saya sedang membara untuk segera liburan dan jalan-jalan. Saya benar-benar merasa gelisah jika belum menemukan alternatif liburan yang segera tiba 24 jam mendatang.

Akhirnya, malam itu saya berakhir dengan membuka profil buddy saya, Sebastiaan. Dia adalah pemuda asli sini yang sangat murah senyum dan suka menolong saya dalam hal apapun, selama dia bisa sih. Justru karena dia terlalu baik, kadang saya jadi semakin sungkan untuk meminta tolong. Ketika scroll kebawah sedikit, saya langsung menjumpai status fotonya yang baru 1 menit yang lalu dia upload. Dalam foto tersebut tangannya memegang 2 tiket dengan caption dalam bahasa Belanda yang artinya "siapa yang bisa menemani aku? inilah nasib seorang lelaki single yang demi harga murah membeli tiket untuk couple". Tulisan di ticket itu kurang jelas dan berbahasa Belanda pula jadi google translate-pun tidak mampu membacanya. Kebetulan, mungkin karena terlalu malam juga, foto tersebut masih belum ada satupun yang nge-like. Lalu dengan santainya, saya tahan klik like hingga muncul icon heart. Tidak sampai 10 detik saya benar-benar kaget karena Sebastiaan langsung mengirimkan sms berbunyi tepat seperti ini "Thank you mate and please be my couple XOXO :3". Wah kebetulan, boleh-lah dan saya langsung balas "OK, See you soon tomorrow at canteen".

Sedikit lega karena sudah ada kegiatan di hari pertama liburan, tinggal memikirkan rencana untuk hari sesudahnya. Ya setidaknya masih ada waktu lebih nanti untuk rencana trip selanjutnya. Sambil melihat foto dua tiket yang dibawa Sebastiaan tadi, saya browsing karena ingin tahu itu acara apa dan lokasinya dimana. Kaget sih awalnya, lalu muncul rasa penasaran, setelah dipikir-pikir lagi kok rada takut ya, takut kalau diapa-apain disana. Rencananya malam itu juga mau cancel, tapi engga enak sama Sebastiaan, secara kita udah lama ga ketemu sejak berakhir masa orientasi dan tetiba bikin dia patah semangat, duh serba salah banget! Akhirnya saya memantapkan hati dan meyakinkan diri sendiri kalau pergi sama dia pasti aman dan pasti bakal nambah banyak teman.


---###---


Jam 12 masih terasa seperti jam 8 pagi kalau mendekati winter begini. Setelah kelas berakhir, saya langsung confirm ke Sebastiaan akan segera ke kantin. Disana kami lunch bareng dan merencanakan perjalanan besok. Saya jujur saja langsung ke Sebastiaan kalau besok akan menjadi pengalaman pertama saya. Well, kalau soal sauna, mungkin yang kesekian setelah pernah di Turku, Brno dan Oslo. Tapi frat boy party di sauna sudah pasti akan menjadi kenangan sendiri nantinya. Sebastiaan meyakinkan saya bahwa tidak akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, "ya karena semua pasti diinginkan", menurutnya sambil cekikikan khas-nya dia. Sebastiaan menjelaskan bahwa orang-orang disana pastinya masih muda-muda dan well-educated sehingga tidak akan terjadi pemerkosaan atau pemaksaan. "Kalau sama-sama mau ya silahkan tetapi jangan berlebihan dan jangan lupa pakai kondom dan pelumas yang banyak ya", begitu katanya. Sambil mendengarkan penjelasannya, saya semakin deg-degan. Singkat cerita, sepulang dari kampus, saya langsung packing kebutuhan dan pakaian untuk 3 hari ke depan. Untuk masalah penginapan dan transportasi sudah dipersiapkan dengan matang oleh Sebastiaan.  


---###---


Hari yang ditunggu-tunggupun tiba. Sebastiaan menjemput saya karena memang dari rumahnya searah dengan dormitory saya menuju Stasiun Utrecht Centraal. Tepat pukul 10 kereta akan berangkat dari Utrecht Centraal ke Stasiun Eindhoven. Perjalanan dengan kereta lamanya tidak lebih dari 1 jam dilanjutkan bus kurang lebih setengah jam. Oiya, sekedar informasi untuk menuju Tibet Sauna bisa melalui 2 jalur bus, nomor 407 dan nomor 8. Kalau alternatif termudah adalah menggunakan bus nomor 407, bisa naik dari halte Eindhoven Piazza dan turun di halte Antoon Coolenlaan, letaknya tepat di depan Tibet Sauna. Cukup mudah untuk mengenali Tibet Sauna, posisinya cukup strategis berada di samping pojok taman dan di depannya ada patung Budha yang cukup besar dan ada tulisan "Tibet Sauna, for Male Only".

Unclear Picture In Sauna
Oiya, gambar berikut diambil dari Website Tibet Sauna langsung adalah harga normal sauna-nya dengan fasilitas yang sangat lengkap (saya jelaskan di bawah). Tapi kali ini Sebastiaan dapatkan harga khusus couple tersebut hanya 30 EUR (15 EUR each). Sangat mahal jika dikurs-kan ke rupiah tetapi cukup murah jika dihitung-hitung karena saat ini ada event Frat Boy Party juga kan dan sudah include free meal (brunch) pula. Menurut Sebastiaan kalau hari biasa, customernya kebanyakan bapak-bapak / men over 30.

Tibet Sauna Prize
Perlu saya jelaskan kembali disini bahwa sudah menjadi aturan kebanyakan sauna bahwa tidak boleh membawa handphone dan kamera ke dalam ruang / lingkungan sauna. Alasannya karena 1. Sauna itu panas dan lembab, nanti handphone bisa basah dan rusak karena overheat 2. Semua orang akan completely naked di dalam sana, bahkan sampai ada yang having sex juga, kebayang kan seberapa penting sebuah privacy. Iya saya tidak salah tulis kok. Sedari pintu masuk kita sudah disuruh melepaskan seluruh pakaian bahkan celana dalam juga ditukar dengan handuk kecil dan gelang gantungan kunci locker.

Berdasarkan Website Tibet Sauna, daftar fasilitasnya adalah sebagai berikut: Swedish Sauna (95 degrees), Swedish Sauna (85 degrees), Patio Garden with Swedish Sauna (95 degrees), Cold Plunge Pool, 2 Hot Tubs, Shower Street, Large Swimming Pool, Large Roof Terrace with Sunbeds, Darkroom with Slings (for having Sex & BDSM - 20 Cabin), Greek Steam Cabin, Turkish Hammam, Cinema Space, Relaxation Room, Bar with Fireplace, Restaurant, Reading Corner, TV corner, Solarium Space, Gift Shop (more into Sex Toy Store sih), Locker Room, Smoking Area, Gym. Untuk gambar dan foto lebih baik langsung di cek di websitenya dan jangan lupa di Indonesia sepertinya akan di block oleh Internet Positif. Kalau testimoni jujur dari saya, di segala sudut tempat di sauna ini pasti ada saja yang lagi nge-sex bahkan bukan cuma berdua atau bertiga, ada juga yang orgy (rame-rame), ada yang di-bukkake, dan di gang-bang juga di Dark Room. Pokoknya really mind-blowing banget deh! 

Cold Water Plunge Jacuzzi
Swedish Sauna
Dari sejak buka jam 12 siang dan kami masuk sekitar jam setengah satu dan keluar sekitar pukul 11 malam. Intinya di waktu selama itu saya cuma melakukan hal-hal yang wajar aja kok, lebih banyak melihat-lihat dan eksplorasi sih lebih tepatnya. yang bikin betah karena isinya masih anak-anak muda dan sama-sama kuliah jadi setiap di ajak ngobrol masih nyambung dan enak diajak ketawa-ketawa. Saya pisah dengan Sebastian sekitar setelah satu atau dua jam bersama karena sama-sama sungkan sepertinya. Dan dipertemukan di salah satu ruangan sauna sekitar dua jam sebelum pulang. Sepulangnya dari sauna, saya dan Sebastiaan langsung menuju hotel dan langsung tidur. Perjalanan hari pertama di Eindhoven sudah usai dan melegakan. Untuk hari kedua dan ketiga akan saya pisahkan karena ga enak juga kalau panjang-panjang, jadi males bacanya. 

Categories

management (15) supply chain (10) career (9) hairashid (9) FMCG (8) HR (7) hidayah (7) islam (7) retail (6) marketing (5) traveling (5) sales (3) recruiter (2)
Copyright © HAIRASHID | Design by HAIRASHID