Goal 2018: Berat Badan Ideal

Mengawali tahun 2018, saya juga memiliki doa dan harapan layaknya pemuda pada umumnya. Target saya kali ini bukanlah sesuatu yang mustahil untuk terwujud, saya ingin sekali kembali memiliki tubuh ideal yang sehat dan bugar, serta secara estetik lebih enak dipandang. Saya rasa sudah cukup tahun 2016 dan 2017 saja saya merasakan over-weight. Berat terberat yang pernah saya capai adalah 80 kg dengan tinggi badan 172 cm (Diukur saat medical checkup di bulan Desember).

Sejak desember dan beberapa bulan sebelumnya, saya sudah mempelajari banyak hal mengenai gym, metode high intensity interval training, diet natrium dan pola hidup sehat. Saya sudah memahami teorinya dan tahu apa yang harus saya lakukan. Kesalahan saya ada pada dua hal, yaitu DISIPLIN dan KONSISTEN. Hal lain sebagai pengetahuan tambahan yang kiranya perlu saya tanamkan di benak saya adalah bahwa diet dan workout bukanlah sekedar mencapai target, tetapi harus dijadikan pola hidup sehat hingga kapanpun.

Tujuan saya menuliskan thread ini di sini adalah sebagai pengingat pribadi. Saya berjanji akan memposting foto di kemudian hari tentang keadaan saya sebelum dan sesudah sebagai bukti awal kedisiplinan dan kekonsistenan. Sudah beberapa bulan, jujur saya rindu dan malu untuk sekedar memposting foto pribadi di media sosial. Menurut saya itulah salah satu hikmah saya menjadi sedikit gendut. Dengan cara-Nya yang tidak terduga, Allah membuat saya perlahan meninggalkan media social, menjadi lebih produktif, tidak terpaku pada handphone, dan belajar banyak hal yang lebih berguna.

Sebagai info saja, metode yang saya gunakan sekarang adalah metode campuran. Untuk sementara hidup saya memang semakin ribet dan membuat saya menjadi pemilih. Tetapi saya yakin suatu saat usaha keras, konsisten dan disiplin saya akan terbayarkan. Semoga dengan ikhtiar berikut, saya mampu mencapai goal berat badan dan membentuk badan sesuai dengan impian saya.
1. Saya mencatat kalori makanan yang saya makan.
2. Saya rutin work out dengan metode HII.
3. Saya membeli timbangan dan meteran.
4. Saya hanya mengkonsumsi air putih, teh hijau, susu plain, lemon infuse water.
5. Saya mengkonsumsi beberapa herbal jati belanda dan tewulawak.
6. Saya tidak memakan nasi dan processed food. 
7. Saya memperbanyak konsumsi sayur dan buah.
7. Saya minum lebih dari 3 liter air putih sehari. 
8. Saya mengurangi konsumsi garam, gula, dan menghindari MSG

Diet Plan: Goal 2018
===###===

Mungkin bagi yang mungkin penasaran, sebenarnya tidak penting juga kenapa saya menjadi gendut, berikut saya jelaskan dan semoga tidak ada lagi yang ber-tanya.Singkat cerita, sejak tinggal di Eropa, nutrisi makanan yang saya makan sudah pasti lebih lengkap, lebih enak dan menciptakan kondisi excess. Sayangnya, kegiatan saya tidak mengimbangi itu semua, belum lagi ritme tidur saya berubah total dan semakin berantakan. Saya sudah banyak bergerak seperti kemana-mana berjalan kaki dan kadang clubbing (dance termasuk olah raga kan), tapi bukan itu inti permasalahannya. Ternyata setelah saya banyak belajar mengenai weight loss, saya baru tahu bahwa cutting lemak itu tidak ada hubungannya (sedikit) dengan asupan makanan dan olah raga. 


July 2015, saya ingat betul berat saya waktu itu masih 65-an kg dan tergolong memiliki badan ideal. Lalu di tahun 2016 dan 2017, itulah tahun bencana bagi tubuh saya. Berat badan saya mulai tidak terkontrol, seringkali saya dikalahkan oleh nafsu makan dan nyemil, logika saya banyak terdesak oleh kondisi dan asupan nutrisi yang sesungguhnya sama sekali tidak saya butuhkan. Titik paling berat yang pernah saya capai adalah 80 kg pas. 

===###===

Sebagai tips saja, bagi yang ingin memulai hidup sehat. Lakukan research secara mandiri dulu. Jangan pernah mengikuti apa kata orang atau bahkan youtube yang metodenya aneh-aneh. Jika anda sekedar mengikuti gaya hidup orang ibarat anda menanyakan bagaimana menjadi kaya pada orang yang memang sudah menjadi orang kaya dari orang tuanya. Tubuh setiap orang itu berbeda dan unik, ada yang sudah geetically gifted, tapi lebih banyak yang mencapai target karena memang usaha keras, diet yang panjang, menerima olok-olokan orang di sekitar, dan naik turun motivasi. Yang ingin saya sampaikan disini adalah, jika anda terpaksa mencari figur contoh, carilah orang yang sedari awal anda tahu dia memiliki kondisi tubuh yang tidak jauh berbeda dengan anda atau bahkan lebih buruk dari anda, dan dia berhasil mencapai targetnya.

Categories

management (15) supply chain (10) career (9) hairashid (9) FMCG (8) HR (7) hidayah (7) islam (7) retail (6) marketing (5) traveling (5) sales (3) recruiter (2)
Copyright © HAIRASHID | Design by HAIRASHID