Consultant: Kita Masih Perlu Banyak Belajar

Consultancy Management
Berapa banyak diantara kita yang sejak kecil bercita-cita menjadi seorang dokter? Lantas, lambat laun, beranjak SMP, masuk SMA sepertinya menjadi dokter tidak lagi menjadi satu-satunya tujuan hidup dan tidak satu-satunya profesi yang kita inginkan. Belum lagi setelah penjurusan IPA atau IPS, semuanya berubah, muncul beragam nama-nama profesi yang dirasa cocok yang belum pernah terpikirkan sebelumnya. Belum lagi disaat sedang kuliah di jurusan, menjelang kelulusan dan disaat melamar kerja. Perubahan cita-cita dan goal merupakan hal yang biasa. Terkadang kita diminta untuk mengikuti pepatah "jangan rubah goal-nya, tetapi rubah cara menggapainya", tetapi untuk urusan pekerjaan dan karir, menurut saya karir itulah caranya bukan goalnya.

Berkesempatan belasan bulan bergabung dengan firm konsultan manajemen ternama, dengan tulisan ini saya ingin berbagi, jika saja ada pembaca yang tertarik untuk bekerja di bidang konsultasi. Tampakkan, miliki, dan latihlah karakter konsultan di bawah ini:

  • BEKERJA BAGUS DALAM TIM 
    • kamu akan bekerja sama dengan bagian internal perusahaan client
    • sering melakukan brainstorming dan mencari ide segar 
    • selalu bekerja dalam tim karena kamu mencari penyelesaian dari banyak sudut pandang

  • MAMPU MULTITASKING
    • kamu harus menyelesaikan banyak deadline tugas (as efficient as possible)
    • kamu perlu organizational skill & good sense dalam menyusun prioritas
    • work live balance harus seimbang, management waktu dan stress harus baik

  • COMFORTABLE WITH QUANT / MATH
    • harus kreatif dan bicara berdasarkan data, pengetahuan matematika dan statistic harus baik
    • harus familiar dengan software spreadsheet an statistik

  • LOVE SCHOOL
    • nilai yang bagus selama kuliah / sekolah
    • memiliki cinta pada pengetahuan dan riset terkini
    • rajin membaca buku, jurnal, menghadiri seminar, workshop
    • up to date pada kabar dan perkembangan terbaru

  • FRIENDSHIP
    • extrovert, senang berkumpul dan bersosialisasi
    • mudah bergaul, dan berkomunikasi dengan baik
    • kemampuan presentasi, menyampaikan pendapat, dan mempengaruhi orang lain

  • WORKAHOLIC
    • umumnya bekerja hingga 80 jam per minggu
    • project datang tidak mengenal waktu dan harus enjoy menjalaninya
    • otak dan stamina harus terjaga
    • butuh komitmen, kesungguhan, dan berkata tidak bagi kemalasan

  • WILLING TO TRAVEL
    • melakukan perjalanan luar kota maupun luar negeri
    • butuh kemampuan dan pengetahuan budaya, bahasa, geografi
    • piawai dalam urusan packing, tidak phobia pada perjalanan jauh, keberanian untuk jauh dari keluarga

Nah itu sifat dan karakter utama yang harus kamu miliki sebelum memutuskan untuk melamar menjadi konsultan. Selanjutnya, dibawah ini akan saya jelaskan beberapa jenis konsultan yang umum ada di sekitar kita.

  1. KONSULTAN STRATEGI
    • Membantu eksekutif senior untuk memahami dan menghadapi tantangan strategis perusahaan mereka
    • merumuskan strategi dan rencana jangka panjang
    • memberikan rekomendasi, presentasi, dan ada juga yg ikut proses implementasi
    • contohnya: Bain, BCG, MCKinsey
  2. KONSULTAN OPERASI
    • fokus pada proses internal klien, seperti distribusi, marketing, produksi, order fulfillment, dan customer services
    • memastikan implementasi dari apa yg sudah direkomendasikan
    • contohnya: Accenture, Cap Gemini, EY, DEloitte 
  3. KONSULTAN HR
    • memaksimumkan value SDM perusahaan (the right people with the right skills in the right roles)
    • terlibat bisa dri perekrutan, training and development, memberikan jasa konseling, menyusun benefit package, konpensation structure, membangun kultur dan komunikasi dalam perusahaan
    • contohnya: Hewitt, Towers Perrin, Watson Wyatt Worldwide, Mercerr
  4. KONSULTAN INFORMASI DAN TEKHNOLOGI
    • menangani masalah bisnis yg kental dengan IT
    • bertanggung jawab dalam proses analisis, desain, hingga implementasi sistem
    • misal kasusnya: menguji vulnerability sistem internet banking, instalasi dan troubleshooting modul ERP, menangani konversi database pelanggan ke server Oracle
    • contohnya: American management system, Accenture, Cambridge Technology partner, Computer Science Sorp, Electronic Data System
  5. KONSULTAN ELEKTRONIK
    • concern ke masalah terkait E-business dan e-commerce secara luas
    • contohnya: Digitas, Razorfish, Sapient
    • spesialisasi: front-end design, programming, desain grafis, valuasi, branding, marketing, jasa B2B dsb
  6. KONSULTAN HAL KHUSUS (BOUTIQUE)
    • hanya menangani bidang khusus, fokus industri tertentu, fungsi bisnis tertentu dan metodologi tertentu
    • misal dalam pengaturan privatisasi BUMN, membuka tender, melakukan turnaround perusahaan yg terancan bangkrut, melakukan re-engineering perusahaan otomotif dalam membuat implementasi standar bagi suppliernya
    • contoh: Charles River Associates (ekonomi, jasa litigasi), L.E.K. Consulting (strategi bisnis, merger dan akuisis), Marakon Associates (shareholder value methodologi)
  7. KONSULTAN INTERNAL
    • konsultan bentukan perusahaan untuk menghindari penggunaan konsultan outsider
    • fungsinya menangani masalah khusus yg memerlukan adanya divisi khusus,
    • biasa dicebut internal consulting, corporate strategy, strategic planning etc.
    • misal: AMEX memiliki AMEX strategic planning group, Johnson & Johnson memiliki Decision Science Group, JP Morgan memiliki Chase Internal Consulting Services, Cargill memiliki Cargill Strategy & Business Development, Sampoerna memiliki Sampoerna Strategic 
    • konsultan jenis ini dibayar dengan standar gaji tetap dan tidak memerlukan travel yg banyak.

Categories

management (15) supply chain (10) career (9) hairashid (9) FMCG (8) HR (7) hidayah (7) islam (7) retail (6) marketing (5) traveling (5) sales (3) recruiter (2)
Copyright © HAIRASHID | Design by HAIRASHID